Jadwal UN 2013 Segera Dirilis


JAKARTA, KOMPAS.com - Meski belum secara resmi dirilis, jadwal Ujian Nasional (UN) 2013 sudah ditentukan. Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Aman Wirartakusumah, mengatakan bahwa sesuai dengan jadwal yang telah disusun, UN 2013 akan dilangsungkan sekitar bulan April.

Namun jadwal penyelenggaraan di setiap jenjang pendidikan baru akan dirilis secara resmi segera setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, menandatangani peraturan menteri (Permen).

"Iya sekitar April nanti pelaksanaan UN. Untuk detilnya nanti tunggu dulu Permen ditandatangani," kata Aman kepada Kompas.com, Rabu (26/12/2012).

Meski belum dirilis resmi ke publik, Aman tak menampik bahwa jadwal UN 2013 sudah beredar di kalangan dinas pendidikan di daerah. Menurutnya, sekolah perlu mempersiapkan diri lebih matang.

Apalagi, lanjutnya, UN tahun ini tidak hanya dijadikan sebagai alat penentu kelulusan tetapi juga dijadikan salah satu syarat untuk masuk perguruan tinggi negeri.

Kemarin, seperti dilansir oleh Surya, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun mengatakan, UN untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) akan digelar pada tanggal 15-18 April 2013. Dia mengharapkan seluruh siswa di Jatim mempersiapkan diri dengan baik. Angka kecurangan akan ditekan dengan penggunaan 20 paket soal untuk 20 siswa dalam satu ruang ujian.

September lalu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Khairil Anwar Notodiputro, mengatakan, UN mendatang akan menggunakan 20 paket soal setelah sebelumnya hanya 5 paket soal saja. Penambahan penggunaan paket soal ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kredibilitas hasil UN.

Dengan bertambah banyaknya jenis soal dalam UN, pemerintah berharap potensi tindak kecurangan akan semakin sempit. Pasalnya, setiap siswa akan mengerjakan soal yang berbeda karena umumnya setiap ruang ujian hanya diisi oleh 20 peserta ujian.

0 komentar:

Kebijakan Pendidikan Selalu Berorientasi Proyek


JAKARTA, KOMPAS.com — Kebijakan pendidikan di Indonesia selalu berorientasi proyek. Tak heran jika kualitas pendidikan Indonesia tak kunjung membaik. Demikian kajian yang dilakukan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI).
Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti dalam refleksi akhir tahun di Jakarta, Kamis (27/12/2012), mengemukakan bahwa kualitas pendidikan Indonesia yang stagnan, bahkan memburuk, bisa dilihat dari berbagai kajian internasional soal peringkat dan kondisi pendidikan berbagai negara di dunia.
Sebagai contoh, hasil kajian Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) 2012, yang menilai kemampuan siswa kelas VIII di bidang Matematika, menempatkan Indonesia di urutan ke-38 dari 42 negara. Malaysia, Thailand, dan Singapura berada di atas Indonesia. Hasil sains pun tidak kalah mengecewakan. Indonesia di urutan ke-40 dari 42 negara. Yang mencengangkan, nilai matematika dan sains siswa kelas VIII Indonesia bahkan berada di bawah Palestina yang negaranya didera konflik berkepanjangan.
Survei firma pendidikan Pearson menunjukkan sistem pendidikan Indonesia terendah di dunia bersama Brasil dan Meksiko. Pada kelompok anak usia sekolah, sedikitnya setengah juta anak usia SD dan 200.000 anak usia SMP tidak dapat melanjutkan pendidikan.
Tingginya jumlah anak putus sekolah ini juga turut menjadi faktor rendahnya Education Development Index Indonesia, yakni peringkat ke-69 dari 127 negara. "Kita bukan mengejar peringkat di kajian atau survei internasional. Akan tetapi, hasil kajian ini seharusnya jadi alarm untuk refleksi secara serius mengapa pendidikan kita menurun. Mengapa kita, siswa, guru, sistem, dan kualitas pendidikan Indonesia terus terpuruk," kata Retno.
Sayangnya, kata dia, kebijakan yang diambil tidak untuk menjawab berbagai permasalahan mendasar untuk memperbaiki kondisi pendidikan. "Kebijakan yang diambil justru berorientasi proyek. Tak heran, banyak kebijakan pendidikan yang dibuat pemerintah mubazir dan menghambur-hamburkan uang negara," tutur Retno.

0 komentar:

4 Pelajar Al Qolam, sabet Rangkin 1,2,3 di Sekolahnya! WOW

ALHAMDULILLAH HIROBBIL ALAMIN, di ucapkan oleh seluruh warga Rumah Belajar Al Qolam, lagi peserta didik Al Qolam mendapat Peringkat di sekolahnya, Alhamdulillah 4 teman-teman Al Qolam mendapat peringkat di sekolahnya Yakni Peringkat 1 oleh Ananda Vina Yuliana Kelas 5 SD, peringkat 2 Ananda Mia Rahmawati kelas 2 SD, peringkat 2 ananda Rina Amelia Kelas 2 SD, dan Peringkat 3 oleh Ananda Reza Lukmana As Khori'. itulah teman-teman Al Qolam yang berprestasi di sekolahnya masing-masing, semoga keberhasilan ini di ikuti oleh seluruh teman-teman Al Qolam.

melihat keberhasilan-keberhasilan itu, ketua umum IPM Jombang "Galih Qoobid Mulqi" membuat program baru yakni membuat sebuah gedung semi permanen dan membuat/menata sistem pembelajaran sebaik mungkin untuk meningkatkan evektifitas pembelajaran. Dan dia bercita-cita ingin mendirikan sebuah sekolah Muhammadiyah di daerah ini, yakni Ds. Junggo Kec. Wonosalam, Kab. Jombang. amiin.

berikut ini adalah wajah-wajah teman-teman Al Qolam yang berprestasi di sekolahnya :)


0 komentar:

Muscab PC IPM Mojowarno yang pertama

Ikatan Pelajar Muhammadiyah, adalah salah satu ortom Muhammadiyah yang bisa di sebut dengan "Anak Panah Muhammadiyah" ya, pengkaderan Muhammadiyah penyeleksiannya adalah saat berada di IPM. Di sini pula di Sebuah daerah yang penuh dengan kaum non muslim organisasi pelajar yang di bawah naungan Muhammadiyah berdiri, ya Ikatan Pelajar Muhammadiyah Cabang Mojowarno berdiri resmi pada tanggal 21 Desember 2012, dengan ketua terpiliha Ipmawan Imam Bakriest. ini adalah Musyawarah pertama yang ada di kecamatan mojowarno. yang pada saat dulu PC IPM Mojowarno hampir berdiri, namun beberapa hal membuat Cabang ini gagal untuk berdiri. berbagai upaya di lakukan agar PC IPM Mojowarno berdiri tegak. dan tak sabar para pejuang-pejuang muda Muhammadiyah ini agar segera membuat sebuah warna warna dakwah yang indah di kecamatan mojowarno ini. "Selamat untuk Ipmawan Imam Bakriest telah terpilih menjadi Ketua Umum PC IPM Kec. Mojowarno" Ucap ketua PD IPM Jombang.

0 komentar:

Yuk Semakin Rajin belajar (^_^)

Al Qolam, rumah belajar IPM Jombang yang berada di Wonosalam, rupanya semakin eksis. dilihat dari peserta didiknya yang di nilai kegiatan belajarnya semakin meningkat. Tugas demi tugas diberikan oleh teman-teman pengajar agar para siswa ini bisa mengerjakannya dengan sempurna dan menjadi yang terbaik di sekolahnya. Ini menjadi PR kawan-kawan IPM Jombang yang nantinya akan lebih meningkatkan kegiatan belajar mengajar dan membuat sistem pembelajaran yang baik. berikut cuplikan foto-foto teman-teman Al Qolam saat belajar. ^_^





0 komentar:

Bumi akan gelap pada tanggal 23-25 Desember 2012?

Heboh nya pemberitaan yang beredar mengenai bumi akan gelap selama tiga hari yang “katanya” di publikasikan oleh NASA membuat banyak orang heboh dan membahas akan terjadi nya kegelapan total di bumi. Tak hanya itu saja, berbagai media informasi baik blog, website maupun jejaring sosial mendadak serentak merilis pemberitaan ini seolah menjadi sebuah gossip yang layak dikonsumsi. Benarkah pemberitaan itu ataukah hanya sebuah kebohongan belaka (Hoax)?
Kebohongan publik atau hoax dibidang astronomi sebenarnya sudah marak terjadi mulai dari planet nibiru, kiamat 2012, badai matahari yang membunuh manusia hingga yang terakhir ini bumi akan gelap dan adanya istilah baru yaitu kesejajaran alam semesta.
Mengacu pada artikel yang marak dipublikasikan disebutkan bahwa “Nasa Predicts total blackout on 23-25 december 2012 during alignment of universe” jika kita terjemahkan “Nasa memprediksikan kegelapan total pada 23-25 desember 2012 selama kesejajaran alam semesta”. NASA sebagai Lembaga Luar Angkasa dan Aeronautika amerika dituduh sebagai biang dari sumber pemberitaan ini. Tidak hanya itu saja disebutkan pula bahwa bumi dan matahari akan sejajar dalam satu garis lurus. Bagi masyarakat awam, mendengar pemberitaan seperti ini membuat bulu kuduk langsung merinding, berfikir yang aneh-aneh dan ujung2x nya berfikir bahwa bumi kita akan kiamat. Betulkah pemberitaan itu? Mari kita bahas bersama
Sejajar nya planet ditatasurya
Dalam pemberitaan itu dikatakan bahwa gelap nya bumi selama tiga hari tak lain sebagai akibat dari sejajar nya matahari, merkurius, venus dan bumi. Betulkah? Mari kita buka peta bintang kita yaitu SkyViewCafe (klik disini) dan kita cek orbit apakah benar pada tanggal 23-25 planet merkurius dan venus sejajar dengan bumi kita.

Dari hasil simulasi yang kita dapat, orbit planet merkurius dan venus memang sejajar tapi bumi dan mars tidak sejajar. Jadi dari sini saja kita sudah dapat menyangkal bahwa pemberitaan ini adalah omong kosong belaka atau HOAX.
Bumi akan gelap akibat tertutup merkurius dan venus
Sebuah dogma yang selama ini beredar di pikiran masyarakat awam adalah planet-planet di tatasurya memiliki jarak yang sangat dekat dan dalam media gambar maupun animasi tidak diberikan sebuah keterangan seberapa jauh jarak antara bumi dan venus. Sehingga dalam sebuah gambar maupun animasi saja seolah venus dan bumi sangat dekat dan potensi sekali jika venus melintas didepan bumi akan terjadi gelap yang gelap nya melebihi gerhana matahari. Lihat gambar ini.

Salahkah gambar itu?
Gambar diatas tidak lah salah melainkan kurang lengkap. Seharus nya semua media baik mulai dari poster hingga gambar dan animasi harus lah mencantumkan skala berapa jarak antar planet. Sekarang lihatlah gambar berikut dimana gambar ini diameter bumi bulan dan jarak bumi – bulan di buat semirip mungkin dengan asli nya(diskalakan)

Apa yang ada dipikiran anda?
Ternyata jarak bumi – bulan jauh ya… Memang. Jarak bumi bulan ditempuh oleh neil armstrong selama 4 hari perjalanan antariksa dan oleh cahaya (garis kuning) ditempuh hanya 1.26 detik.
Syarat bumi gelap
Salah satu kasus dimana bumi akan gelap hanya terjadi pada fenomena alam yaitu gerhana. Gerhana matahari terjadi saat bulan melintas tepat didepan matahari yang menyebabkan cahaya matahari yang memancar ke arah permukaan bumi tertutup sehingga menyebabkan permukaan bumi menjadi gelap. Kegelapan tidak lah terjadi diseluruh permukaan bumi melainkan hanya terjadi pada titik-titik tertentu saja. Titik dimana bumi gelap pada saat terjadi gerhana matahari disebut dengan titik bayangan inti atau umbra. Mengacu pada proses bagaimana terjadinya gerhana matahari, jika permukaan bumi akan gelap secara keseluruhan maka harus ada benda langit (Planet) yang lebih besar dari pada bulan dan memiliki posisi umbra yang dapat menutup seluruh permukaan bumi.
Konfigurasi Matahari – Bulan dan Bumi pada saat Gerhana Matahari. Umbra (1), Penumbra (2) dan Antumbra (3). Sumber : Kafe Astronomi.com
Merkurius dan venus merupakan dua planet terdekat dengan matahari. Merkurius memiliki diameter 0,382 dari diameter bumi dan venus memiliki diameter 0,949 dari diameter bumi. Pada fenomena transit venus(gerhana venus) yang terjadi pada bulan juni 2012, venus yang memiliki diameter 0,949 dari diameter bumi ternyata saat melintas tepat di depan matahari piringan planet venus tidak menutup keseluruhan dari piringan matahari melainkan venus hanya tampak seperti noktah kecil di permukaan matahari dan jika kita gambarkan pada konfigurasi posisi matahari – venus – bumi maka bumi tidak terletak pada umbra melainkan pada antumbra. Bagaimana dengan merkurius? Merkurius yang memiliki diameter lebih kecil dari pada venus, saat melintas tepat didepan matahari sudah dapat dipastikan merkurius akan tampak sangat kecil di permukaan matahari. Jika kita gambarkan kembali posisi bumi saat merkurius melintas di depan matahari, bumi berada pada antumbra.
Konfigurasi Matahari – Venus dan Bumi pada saat Transit Venus. Umbra (1), Penumbra (2) dan Antumbra (3). Sumber : Kafe Astronomi.com
Lantas seperti apakah jika planet venus menutup bumi kita? Apakah gelap?
Hal ini sebenarnya telah terjadi pada tanggal 6 juni 2012 yang lalu dimana selama kurang lebih 6 jam planet venus melintas di depan bumi kita dan hasil nya bumi tidak gelap bukan melainkan biasa-biasa saja. Bertepatan pada saat itu juga Tim Jogja Astro Club dan Kafe Astronomi juga mengadakan pengamatan bersama Observatorium CASA yang membuahkan hasil beberapa gambar salah satu nya sebagai berikut

Dalam foto diatas tampak bulatan matahari berwarna pink dan tampak pula bulatan kecil berwarna hitam. BUlatan matahari atau Cakram matahari tampak pink tak lain adalah akibat dari filter matahari yang kami gunakan. Dalam foto ini fotografer tidak mengganti warna dari hasil pengamatan pada saat itu. Tampak pula lingkaran hitam di pojok atas. Siapakah dia? Ya dialah planet venus yang sedang melintas di depan bumi. Diameter planet venus sekitar 0,949 kali bumi kita atau dengan kata lain diameter bumi dengan diameter venus hampir sama. Sebuah pertanyaan pun muncul, mengapa venus tampak kecil? Venus tampak kecil taklain adalah sebagai akibat dari jarak yang cukup jauh dari bumi kita yaitu sekitar 0,28 AU atau sekitar 41.887.403,88 Kilo meter atau jika jarak antara venus dan bumi diisi planet bumi maka butuh 3283 bumi untuk memenuhi dari bumi ke venus. Nah jauh kan. Makanya kecil.
Bagaimana Jika semua planet sejajar apa akibat nya?
Berdasarkan Simulasi SkyviewCafe hingga 1000 tahun kedepan tatasurya kita tak akan pernah sejajar. Hal ini dapat kita cek menggunakan fasilitas orbit pada simulasi skyviewcafe. Dari simulasi ini juga kita akan tahu bahwa bidang orbit dari setiap planet tidaklah datar seperti datar nya papan catur. Lihat orbit planet dalam berikut

Warna hijau merupakan bidang orbit dari bumi kita, abu-abu tebal adalah venus, abu-abu tipis merkurius dan merah adalah mars.
Jikapun iya semua planet yang ada di tatasurya sejajar seperti yang dikatakan “Kesejajaran Alam semesta” maka tidak ada efek nya sama sekali terhadap bumi kita maupun planet-planet lainnya alias biasa-biasa saja. matahari akan terbit dari timur dan tenggelam di barat.
Adakah istilah Kesejajaran Alam semesta dan seperti apa alam semesta itu menurut astronomi?
Sebelum menjawab pertanyaan diatas kita haruslah mengetahui seperti apakah alam semesta itu? Berdasarkan teori bigbang alam semesta ini mengembang sehingga tidak ada yang namanya istilah Kesejajaran alam semesta. Alam semesta atau universe yang sudah dapat dilihat oleh manusia adalah sebagai berikut.
  1. Kita hidup di planet bumi, Planet bumi memiliki bintang yaitu matahari yang membentuk sebuah sistem yang bernama tatasurya. Bintang kita yaitu matahari ternyata tidaklah sendiri melainkan memiliki tetangga sebutlah ia alpha centauri, omega centauri, capella dan castor. Oleh Astronom bintang-bintang tetangga tatasurya ini disebut sebagai Bintang tetangga tatasurya atau “Solar System Neighbour”.
  2. Jauh terbang keatas kita akan menemui bahwa kumpulan bintang tetangga tatasurya ini ternyata berkumpul dan saling bergerak mengelilingi pusat galaksi dan kita akan lihat semua bintang-bintang ini berkumpul menjadi satu dalam sebuah galaksi.
  3. Terbang keatas lagi ternyata galaksi kita tidaklah sendiri melainkan ia memiliki tetangga-tentangga galaksi terdekat yaitu Galaksi kerdil Sagitarius, Galaksi Awan magellan besar(LMC), galaksi awan magellan kecil(SMC) dan galaksi andromeda. Oleh para astronom kumpulan galaksi tetangga galaksi bimasakti dinamakan Grup Galaksi Lokal atau local Galactic Group.
  4. Terbang keatas lagi setelah kita melihat grup galaksi lokal, kita akan temui kembali bahwa grup galaksi lokal ternyata memiliki tetangga juga yang cukup banyak. Jika di analogikan, galaksi bimasakti adalah rumah kita dan ia berada pada sebuah pedesaan(Local galactic group). Teryata setelah kita terbang keatas ada sebuah pedesaan yang cukup ramai juga. Nah oleh para astronom, tetangga local galactig group ini dinamakan Superklaster virgo atau Virgo Supercluster.
  5. Jauh terbang keatas lagi dan semakin keatas, kita akan menemukan pedesaan-pedesaan yang berisi galaksi itu ternyata memiliki tetangga lain lagi yang jauh di ujung sana dan itu tidak hanya satu atau dua melainkan banyak. Nah oleh astronom tetangga dari Virgo SuperCluster ini diberinama Local SuperCluster.
  6. Eits… belum selesai. Kita terbang lagi keatas dan kita akan temukan ternyata Local supercluster ternyata masih memiliki tetangga lain dan masih banyak sekali local supercluster. Oleh para astronom kumpulan local supercluster ini dinamakan Alam semesta atau universe. Nah kini kita tau bahwa alam semesta sangat lah luas dan tidak sejajar seperti yang dikatakan oleh kebohongan publik itu.
Foto Kumpulan Galaksi / Cluster Galaxy oleh ESO.org

source : www.kafeastronomi.com

0 komentar:

Pendidikan | Menyambut Kurikulum 2013 !!!


Wacana yang berkembang di masyarakat terkait Kurikulum 2013 sangat marak. Ada berbagai persepsi dan kritik yang berkembang dan perlu dihargai sebagai bagian dari proses pematangan kurikulum yang sedang disusun.

Terlepas dari cemooh ”ganti menteri ganti kurikulum”, kurikulum memang harus senantiasa berubah seiring perubahan dalam berbagai bidang kehidupan. Kritik dari kalangan industri justru diarahkan pada keengganan dunia pendidikan untuk merespons perubahan dalam masyarakat dan mentransformasi diri.

Selama era reformasi, ini adalah ketiga kalinya kurikulum ditelaah dan dikembangkan dalam skala nasional setelah Rintisan Kurikulum Berbasis Kompetensi 2004 dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006. Publik sedang menantikan perubahan seperti apa dan apa yang akan ditawarkan dalam kurikulum baru serta dampak apa yang bisa diharapkan pada keluaran sistem pendidikan ke depan, sebagai akibat dari intervensi pemerintah melalui pengembangan kurikulum ini.

Substansi perubahan

Yang ramai diperbincangkan di media massa terkait perubahan kurikulum adalah pengurangan mata pelajaran dan penambahan jam belajar. Secara mendasar, ada empat elemen perubahan dalam Kurikulum 2013, yakni Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi (kompetensi inti dan kompetensi dasar), Standar Proses, dan Standar Penilaian.

Penyempurnaan Standar Kompetensi Lulusan memperhatikan pengembangan nilai, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu dengan fokus pada pencapaian kompetensi. Pada setiap jenjang pendidikan, rumusan empat kompetensi inti (penghayatan dan pengamalan agama, sikap, keterampilan, dan pengetahuan) menjadi landasan pengembangan kompetensi dasar pada setiap kelas. Perubahan Standar Isi dari kurikulum sebelumnya yang mengembangkan kompetensi dari mata pelajaran menjadi fokus pada kompetensi yang dikembangkan menjadi mata pelajaran melalui pendekatan tematik-integratif (Standar Proses).

Perubahan pada Standar Proses berarti perubahan strategi pembelajaran. Guru wajib merancang dan mengelola proses pembelajaran aktif yang menyenangkan. Peserta didik difasilitasi untuk mengamati, menanya, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan mencipta.

Perubahan Struktur Kurikulum telah memancing reaksi pro-kontra terkait pengintegrasian mata pelajaran IPA dan IPS dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Bahasa Indonesia, dan Matematika pada jenjang SD. Integrasi kompetensi dasar yang biasanya diwadahi dalam mata pelajaran IPA dan IPS ke dalam mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia menuntut guru terus mengembangkan kompetensi profesional dan pedagogi mereka agar proses pembelajaran tematik-integratif bisa mengantar peserta didik mencapai standar kompetensi lulusan.

Sebagai bagian penting dalam rangkaian desain kurikulum, Standar Penilaian pun seyogianya berubah pula di kemudian hari. Penilaian yang mengukur hanya hasil pencapaian kompetensi harus bergeser menjadi penilaian otentik yang mengukur kompetensi sikap, keterampilan, serta pengetahuan berdasarkan hasil dan proses.

Pengembangan Kurikulum 2013 ini merupakan pekerjaan besar yang melibatkan banyak orang, mulai dari Wakil Presiden, para birokrat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kementerian lain yang terkait, akademisi, budayawan, agamawan, ilmuwan, pengembang kurikulum, dan guru.

Proses pengembangan kurikulum

Proses panjang dan intensif dalam pengembangan Kurikulum 2013 meramu dan mengolah Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian. Tentu saja adu argumentasi di antara anggota tim pengarah, tim inti, dan tim teknis pengembangan selama proses tidak bisa dihindari dan justru memperkaya dan mematangkan desain kurikulum yang baru.

Selanjutnya, rangkaian kegiatan uji publik yang sudah dijadwalkan mulai dari Kamis, 29 November, dan selama bulan Desember 2012 di sejumlah kota diharapkan bisa melibatkan para pemangku kepentingan dan menampung berbagai aspirasi dari masyarakat. Dalam era demokrasi, partisipasi dan keterlibatan publik akan meningkatkan rasa kepemilikan terhadap kurikulum baru ini.

Rasa kepemilikan ini akan mendorong keberhasilan pencapaian tujuan kurikulum dengan lebih efektif dibandingkan dengan imposisi dari otoritas pendidikan terhadap satuan pendidikan dan masyarakat. Tentu saja, rancangan Kurikulum 2013 tidak mungkin memuaskan semua pihak secara optimal. Demikian pula, tidak semua anggota masyarakat yang mempunyai aspirasi terhadap sistem pendidikan nasional bisa dilibatkan dalam kegiatan uji publik. Di negara yang sedang memperjuangkan dan memelihara demokrasi, ada banyak saluran penyampaian aspirasi di luar kegiatan uji publik.

Kecemasan dan kritik lewat media massa bisa dianggap sebagai bentuk kepedulian dan keterlibatan masyarakat terhadap sistem pendidikan nasional. Masukan yang diharapkan dari publik mencakup— tetapi tidak terbatas pada—perspektif tentang kompetensi inti yang melandasi penjabaran kompetensi dasar pada setiap jenjang, struktur kurikulum, pengintegrasian IPA dan IPS pada jenjang SD, penambahan jam belajar, penghapusan penjurusan di SMA, serta optimalisasi potensi keberhasilan kurikulum.

Dalam teori kurikulum, keberhasilan suatu kurikulum merupakan proses panjang, mulai dari kristalisasi berbagai gagasan dan konsep ideal tentang pendidikan, perumusan desain kurikulum, persiapan pendidik dan tenaga kependidikan serta sarana dan prasarana, tata kelola pelaksanaan kurikulum—termasuk pembelajaran —dan penilaian pembelajaran dan kurikulum. Dalam konteks ini, keberhasilan ditentukan oleh komitmen pemegang otoritas pendidikan di tingkat daerah, pengembangan kapasitas guru, dan desain penilaian belajar siswa.

Apakah Kurikulum 2013 ini akan memenuhi harapan masyarakat dan berperan dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia? Masih perlu komitmen dan kerja keras para pembuat kebijakan dan pemegang otoritas pendidikan di tingkat nasional dan daerah, kepercayaan dan dukungan para pemangku kepentingan.


Anita Lie Anggota Tim Inti Pengembangan Kurikulum; Guru Besar Unika Widya Mandala, Surabaya

 
Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
Caroline Damanik

0 komentar:

Kontingen IPM Jawa Timur Kuningkan Stadion Bumi Srwiwijaya | Mukatamar XVIII IPM

Palembang - Pembukaan Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke XVIII yang digelar di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya Palembang (26/11) dihadiri Belasan ribu kader IPM kader Pelajar Indonesia. Acara Dua tahunan ini merupakan acara yang sangat dinanti dan ditunggu oleh kader dan anggota IPM. Muktamar Merupakan kegiatan permusyawaratan tertinggi pertama di IPM dan Muhammadiyah yang dihadiri oleh 33 Pimpinan Wilayah dan 500-an Pimpinan daerah se Indonesia.
Muktamar IPM sendiri sudah masuk pada periode Muktamar IPM ke XVIII, sebelumnya Muktamar IPM ke XVII diadakan di Bantul, Yogyakarta, bersamaan dengan Muktamar 1 Abad Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Muktamar IPM ke XVI diadakan di Surakarta, tempat kelahiran IPM sekaligus launching kembali perubahan nomenklatur IRM (Ikatan Remaja Muhammadiyah) menjadi IPM tahun 2008.
Pembukaan Muktamar IPM ke XVIII di Palembang ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA. Didampingi oleh Menteri Kordinator Perekonomian Hatta Radjasa, dan  Wakil Ketua MPR RI, Hajriyanto Tohari.
Muktamar IPM akan diselenggarakan selama 4 hari ke depan, 26-29 November 2012. Sebelumnya PP IPM melaksanakan Konpiwil IPM Pra-Muktamar, pada (25/11) bertempat di Universitas Muhammadiyah Palembang.
Hadir Juga alumni-alumni IPM dan IRM dari tahun 1969 hingga 2011. Kegiatan alumni selain untuk menghadiri Pembukaan Muktamar, mereka juga mengadakan silatnas alumni selama 2 hari di lokasi arena Muktamar IPM yakni Wisma Atlet Jaka Baring Sport City.

0 komentar:

Semarak Milad Akbar 1 Abad Muhammadiyah, IPM Jombang usung pasukan!



Malang, 18 November 2012. Seluruh jajaran IPM se Kabupaten Jombang dari PD, PC, PR IPM ALhamdulillah berangkat semua untuk menyemarakkan Milad Akbar 1 Abad Muhammadiyah di Malang. kegiatan yang hanya ada 100 tahun sekali sangat mengenang di hati kawan-kawan IPM di Jombang, salah satunya yang di rasakan Ketua Umum PD IPM Jombang, " Subhanallah, Milad akbar kali ini memberikan kenangan yang indah buat saya, apakah itu? ada satu kawan ipmawati yang trsesat di lokasi. tau sendiri kan UMM itu luasnya seperti apa? dan saat di perjalanan saya juga dapat tempat duduk yaa lumayan lah, di atas mesin, bayangkan betapa hangatnya ini?, dan semua itu untuk teman-temanku, sahabatku, saudaraku, para warga IPM kabupaten Jombang" ucapnya. Milad akbar kali ini terlaksana serentak seluruh Indonesia yang di bagi menjadi 4 wilayah yakni Jakarta (GBK) sebagai pusat kegiatan, Jogja (Soprtorium UMY) Malang, (Dome UMM) dan Makassar (Aula UM Makasar). yang setiap wilayah dilakukan komunikasi telekonferense sehingga bisa saling terkomunikasi antara wilayah di Indonesia. Sang Surya Tiada Henti Menyinari Negeri. (nal)

0 komentar:

PAUD Pantas Mendapat Perhatian Lebih

KOMPAS.com - Pembahasan peran lingkungan rumah, masyarakat dan sekolah untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) masih berlangsung. Para pakar dan pembuat kebijakan yang berkumpul di Jakarta sejak Senin (5/11/2012) malam lalu dalam Konferensi Internasional PAUD sepakat, PAUD di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik pantas mendapat perhatian lebih.

Para pakar berpendapat, pendidikan usia dini sangat penting, seperti halnya peran keluarga, masyarakat dan sekolah memastikan bahwa anak-anak pra-sekolah dan sekolah dasar memiliki landasan yang kokoh untuk belajar seumur hidup.

"Anak-anak yang mendapat pendidikan pada usia dini cenderung memperlihatkan perkembangan fisik, sosio-emosional dan kognitif jauh lebih baik daripada anak-anak yang tidak mendapat layanan tersebut,” kata Stefan Koeberle, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia di Jakarta, Senin (5/11/2012) malam.

Stefan menyimpulkan, dengan meningkatkan akses terhadap PAUD, generasi-generasi penerus Indonesia akan lebih berhasil di sekolah dan dapat meraih taraf hidup yang lebih berkualitas.    

Tahun pertama belajar


Mae Chu Chang, Ahli Pendidikan Utama, Bank Dunia untuk Indonesia menyatakan, secara global maupun di negara-negara Asia dan Pasifik, kelompok yang paling rentan tidak naik kelas dan putus sekolah adalah anak-anak pada tahun-tahun pertama sekolah dasar.

Sejak tahun 2007, dengan dukungan Pemerintah Kerajaan Belanda dan Bank Dunia, Pemerintah Indonesia telah meningkatkan akses pada layanan Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini (PPAUD) bagi masyarakat berpenghasilan rendah, guna memperkuat kapasitas para murid ketika mulai sekolah. Di desa-desa yang menerima manfaat proyek ini, anak-anak menunjukkan kemampuan berbahasa dan perkembangan kognitif yang lebih baik, serta angka pendaftaran yang terus meningkat.

“Riset menunjukkan bahwa investasi pendidikan pada anak usia dini dapat menghasilkan manfaat yang lebih baik dibandikan dengan investasi pada tingkat usia lainnya. Praktisi, pembuat kebijakan dan para ahli harus bekerjasama untuk memperkuat agenda PAUD guna meraih hasil yang lebih baik,” jelasnya.

Untuk itu, konferensi ini digelar untuk memberi perhatian lebih pada PAUD. Dengan menggabungkan sekitar 250 pakar dan pengurus PAUD se-Asia Pasifik. Konferensi akan berlangsung sampai tanggal 7 November dan diselenggarakan bersama oleh Bank Dunia, Jaringan Regional Asia Pasifik untuk Anak Usia Dini (ARNEC), Koalisi Nasional untuk Pengasuhan dan PAUD Indonesia, serta Pemerintah Kerajaan Belanda dan Uni Eropa.

Kegiatan ini pun mengupayakan anggotanya untuk mendorong belajar dan berkembang anak usia dini secara holistik, menurut koordinator ARNEC Junko Miyahara kegiatan ini juga berupaya meningkatkan partisipasi anak pada pendidikan. Pembahasan masing-masing regional tentang bagaimana PAUD dapat turut berperan dalam agenda pengembangan sumber daya manusia pada 2015 nanti.

“Hasil-hasil konferensi ini akan membuka jalan bagi Forum Kebijakan Menteri tingkat tinggi yang akan diselenggarakan pada bulan Juni 2013 di Seoul, Korea. Kita memiliki kesempatan untuk mencapai kemajuan dalam agenda ini,” katanya.

Source, edukasi.kompas.com

0 komentar: